Langsung ke konten utama

Alpukat 2


Buah Alpukat merupakan buah yang sering kita jumpai. Buah serbaguna ini memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi manusia. Ada banyak zat yang kaya manfaat yang terdapat di buah ini. Buah berwarna hijau ini sering dimanfaatkan untuk jus atau bahan dalam es campur maupun hidangan lainnya. Rasanya yang nikmat membuat banyak orang menyukainya. Sebagian orang takut untuk mengkonsumsinya karena dianggap memiliki kandungan lemak yang tinggi. Apakah memang benar demikian? Apa saja manfaat dan khasiat alpukat atau avokad?

Alpukat atau avokad berasal dari bahasa Aztek yaitu ahuacatl. Buah ini memang berasal dari daerah tempat suku Aztek berasal yaitu di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Awalnya buah ini mulai diperkenalkan oleh Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol, pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan coklat, jagung dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah alpukat atau avokad mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.
Manfaat Alpukat
Hampir setiap bagian dari pohon alpukat memiliki manfaat. Kayu pohon alpukat bermanfaat sebagai bahan bakar. Biji dan daunnya dapat digunakan dalam industri pakaian. Kulit pohonnya dapat digunakan untuk pewarna coklat pada produk yang terbuat dari kulit.
Dalam bidang kecantikan, buah alpukat juga sering digunakan sebagai masker wajah. Buah ini dianggap mampu membuat kulit lebih kencang. Buah alpukat juga bermanfaat untuk perawatan rambut misalnya sewaktu melakukan creambath.
Selain itu, sebagai buah, alpukat juga tentu bisa dinikmati sebagai hidangan yang lezat. Berbagai hidangan disajikan dengan menambah alpukat sebagai bagian dari hidangan tersebut.
Zat Kaya Manfaat dalam Alpukat
Alpukat atau avokad memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Alpukat atau avokad setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat. Alpukat kaya akan protein, riboflavin (atau dikenal sebagai vitamin B2), niasin (atau dikenal sebagai vitamin B3), potasium (atau lebih dikenal sebagai kalium), dan vitamin C.
Selain itu alpukat mengandung lemak yang cukup tinggi. Namun jangan takut karena lemak pada alpukat mirip dengan lemak pada minyak zaitun yang sangat sehat. Lemak yang dikandung dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh. Lemak pada alpukat juga digunakan dalam pembuatan sabun dan kosmetik.



Berikut ini penjelasan beberapa zat dalam alpukat atau avokad yang bermanfaat bagi tubuh kita:
Vitamin E dan vitamin A
Vitamin E dikenal sebagai vitamin yang berguna untuk menghaluskan kulit. Campuran vitamin E dan vitamin A sangat berguna dalam perawatan kulit. Kombinasi vitamin E dan vitamin A membuat kulit menjadi kenyal, menghilangkan kerut, membuat kulit terlihat muda dan segar.
Potasium atau Kalium
Potasium (dikenal juga sebagai kalium) yang ada dalam alpukat dapat mengurangi depresi, mencegah pengendapan cairan dalam tubuh dan dapat menurunkan tekanan darah.
Lemak tak jenuh
Dalam alpukat ada lemak nabati yang tinggi yang tak jenuh. Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah (LDL), yang berarti dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi, kanker atau penyakit jantung. Lemak tak jenuh pada alpukat juga mudah dicerna tubuh sehingga dapat memberikan hasil maksimal pada tubuh. Lemak tak jenuh pada alpukat juga mengandung zat anti bakteri dan anti jamur.
Asam oleat
Asam oleat merupakan antioksidan yang sangat kuat yang dapat menangkap radikal bebas dalam tubuh akibat polusi. Radikal bebas dalam tubuh akan menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan.
Vitamin B6
Vitamin ini berkhasiat untuk meredakan sidrom pra-haid atau pra-menstruasi (PMS) yang umumnya diderita wanita setiap bulan.
Zat Besi dan Tembaga
Zat ini diperlukan dalam proses regenerasi darah sehingga mencegah penyakit anemia.
Mineral Mangaan dan Seng
Unsur ini bermanfaat untuk meredakan tekanan darah tinggi, memantau detak jantung dan menjaga fungsi saraf tetap terjaga.





jenis-jenis alpukat unggulan yang bisa kamu jumpai di pasaran.
1.       Alpukat mentega
Jenis alpukat ini merupakan yang paling umum dan mudah dijumpai di mana saja. Salah satu ciri khasnya yakni permukaan kulit luar halus dan mulus.

Alpukat mentega memiliki daging buah yang cukup tebal dengan tekstur kenyal, dan aroma khas yang lebih tajam. Warna buahnya pun kuning cerah dan tidak memiliki serat, sehingga sangat cocok untuk dijadikan jus.
2.       Alpukat miki
Alpukat miki menjadi salah satu varietas yang mudah dibudidayakan di rumah. Meski berukuran kecil, tetapi kualitas alpukat miki bisa diadu dengan alpukat unggulan lainnya.

Ciri khas alpukat miki antara lain beratnya sekitar 300 gram, kulit berwarna hijau tua mengkilap, daging buahnya tebal, dan teksturnya lembut. Selain itu, kulitnya cenderung keras, sehingga susah ditembus oleh hama.
3.       Alpukat wina
Satu lagi jenis alpukat unggulan yang bisa kamu jumpai di Indonesia adalah alpukat wina. Ukurannya lebih besar dibanding alpukat pada umumnya. Beratnya mencapai dua  kilogram per buah.
Alpukat yang dikembangkan oleh petani di Semarang ini juga berdaging tebal dengan tekstur lembut dan rasa yang gurih. Keunggulan lainnya, alpukat wina mampu bertahan hingga 15 hari setelah dipetik. Gak heran kalau jenis ini banyak diburu orang-orang.
4.       Alpukat kendil
Jenis alpukat yang berukuran besar, selain alpukat wina, adalah alpukat kendil. Dengan bentuk menyerupai kendil, bobot alpukat jenis ini bisa mencapai dua kilogram.
Alpukat kendil juga menjadi varietas unggulan, karena daging buahnya tebal dengan biji yang kecil. Tekstur dagingnya pun lembut, pulen, dan manis, sehingga cocok untuk dimakan langsung.
5.       Alpukat aligator
Alpukat jenis ini berbentuk bulat lonjong, dengan bagian bawah agak membesar dan bagian ujung mengecil mirip buah pir. Dagingnya tebal, teksturnya lembut, tanpa serat, dengan rasa yang manis dan tanpa rasa pahit.
Ukuran buah alpukat aligator juga terbilang cukup besar, dengan bobot bisa mencapai 1,3 kilogram.
6.       Alpukat Pluwang (Green Star)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW KELAPA GENJAH ENTOK KEBUMEN (GEK)

 REVIEW KELAPA GENJAH ENTOK KEBUMEN (GEK) Kelapa Genjah Entog asal Kebumen merupakan salah satu kekayaan plasma nutfah yang diketahui telah berkembang sejak tahun 1950-an. Kelapa Genjah Entog Kebumen merupakan tanaman kelapa genjah yang memiliki buah bulat, berukuran besar,berwarna hijau muda,dengan batang lurus, dan anak daun yang berbentuk kaku. Nama GEK yang kesohor dan menasional, menyebabkan banyak oknum yang memanfaatkan ketidak tahuan konsumen untuk menjual bibit palsu. Untuk membedakan bibit GEK dengan bibit kelapa lain, secara kasat mata ciri-ciri bibit GEK sebagai berikut :   A.  Ciri buah atau benih dalam bentuk butiran. 1.       Buah berukuran besar, bulat, dan ditandai dengan salah satu bagian buah memiliki sisi lebar, 2.      Warna coklat gelap, 3.      Ujung pangkal buah keluar tunas lunak. B.   Benih siap salur/kitri/bibit kelapa tanpa polibeg atau menggunakan polibe...

Kelapa Genjah Entok: Potensi Bisnis yang Menjanjikan

 Kelapa Genjah Entok: Potensi Bisnis yang Menjanjikan Pendahuluan Kelapa genjah entok merupakan varietas kelapa yang populer karena masa panennya yang lebih cepat dibandingkan dengan varietas kelapa lainnya. Dengan potensi produktivitas tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat, kelapa genjah entok menjadi pilihan menarik bagi para petani maupun investor. Artikel ini akan membahas secara lengkap proses budidaya kelapa genjah entok, mulai dari pemilihan bibit hingga panen. Pemilihan Bibit Kriteria Bibit Unggul: Pilih bibit dari pohon induk yang sehat, produktif, dan berumur minimal 5 tahun. Perhatikan bentuk buah, ukuran, dan ketebalan sabut. Pilih bibit yang bebas dari hama dan penyakit. Cara Perbanyakan: Bibit dari biji: Cara ini lebih umum dan mudah dilakukan. Pilih buah kelapa tua yang sudah masak sempurna, kemudian tanam bijinya. Bibit cangkok: Cara ini menghasilkan tanaman yang lebih cepat berbuah, namun memerlukan teknik khusus. ...

Budidaya Kakao: Dari Biji hingga Cokelat

 Budidaya Kakao: Dari Biji hingga Cokelat Kakao, tanaman tropis yang menghasilkan biji berharga sebagai bahan baku cokelat, telah lama menjadi komoditas penting di dunia. Budidaya kakao merupakan proses yang penuh perhatian dan memerlukan pengetahuan yang cukup. Mari kita telusuri langkah-langkah dalam budidaya kakao, mulai dari persiapan lahan hingga menghasilkan biji kakao berkualitas. Persiapan Lahan Langkah pertama dalam budidaya kakao adalah pemilihan lokasi yang tepat. Kakao menyukai iklim tropis dengan curah hujan merata dan suhu yang hangat. Setelah lokasi ditentukan, lahan perlu dibersihkan dari gulma dan tanaman pengganggu lainnya. Pengolahan tanah dilakukan dengan cara menggemburkan tanah dan membuat lubang tanam dengan ukuran yang sesuai. Pembibitan Bibit kakao dapat diperoleh melalui dua cara, yaitu secara generatif (dari biji) dan vegetatif (cangkok atau okulasi). Bibit yang sehat dan berkualitas sangat penting untuk pertumbuhan tanaman kakao di masa mendata...